Sebagai advertiser, saya memiliki kewajiban bagaimana agar client merasa puas dengan kinerja iklan yang di kampanyekan melalui saya.

Salah satu iklan yang beberapa munggu kebelakang ini menarik perhatian saya adalah iklan untuk seminar profitdaripajak.com dengan pembicara Bpk. Fery Wijaya

Nichenya adalah mengenai pajak.

Memang tidak banyak orang menyukai seminar yang berhubungan dengan pajak, karena ya kita tau sendiri banyak orang yang masih belum sadar untuk membayar pajak.

Itulah tantangannya…

Sejak awal saya menangani campaign memang harga perkonversi untuk niche ini sangat tinggi sekali. Namun karena ads copy dan landing page sudah disediakan maka tugas saya adalah hanya mencarikan target market yang relevant.

Sebulan lalu semua masi berjalan lancar walaupun harga per konversi lebih mahal dari biasanya. But it’s okey.

Namun beberapa hari lalu saya mencoba untuk  dengan cara yang sama untuk beriklan, dengan landing page yang sama, ads copy yang sama namun kotanya berbeda.

Alhasil konversi buruk sekali.

300 rb dana budget buat testing habis dan hanya mendapati 1 orang yang convert. OMG

Akhirnya saya meminta tim saya pak Praseno (tim funnel) untuk menghubah headline seperti yang saya ajukan.

Yang awalnya:

“Siapa Lagi Yang Ingin Belajar dan Menguasai Strategi Efisiensi Hingga 100% dan PROFIT Dari Pelaporan Pajak”

Saya coba ajukan menjadi:

“Pelajari Strategy Menghemat Pembayaran Pajak Hingga (0) Nol Rupiah Secara Legal Tanpa Harus Melaporkan Transaksi Fiktif”

Saya coba membuatkan promise yang lebih kuat dan lebih dimengerti.

Saya coba ganti di headlinenya dan adscopynya sesuai dengan headline yang saya ajukan itu.

Alhasil.. better so much.

Kesalahan saya adalah sejak awal saya tidak mengkoreksi headline dan adscopynya.

Jika saya menempatkan diri saya sebagai orang awam melihat kalimat “Strategi Efisiensi Hingga 100% dan profit dari pelaporan pajak”, maka saya akan berkata “so what” atau “ah ini bukan untuk saya”.

Tapi jika saya melihat kalimat “menghemat pembayaran pajak hingga (0) Nol Rupiah” maka itu sesuatu banget buat saya.

Jadi intinya adalah buatlah “desire” yang dapat dimengerti dan sangat diinginkan oleh target market.

 

Nah apakah anda ingin memiliki kemampuan beriklan seperti yang saya miliki.

Saya akan bagikan mindset dan cara beriklan saya dalam sebuah mini free trainng.

Untuk mengikutinya bisa join link di bawah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *